Awas! Mobil Alami Deformasi Karena Beban Muatan

Notification

×

Iklan

Iklan

client=ca-pub-6094612490852452

Indeks Pos

Awas! Mobil Alami Deformasi Karena Beban Muatan

Jumat, 30 Juli 2021 | 20:20 WIB Last Updated 2023-01-18T15:59:17Z
Sahabat-otomotif.com - Daya angkut setiap mobil pastinya sangat berbeda-beda tergantung jenisnya. Tak jarang pemilik mobil membawa barang sangat banyak, tak bisa melihat ruang kosong yang penting masuk. Bahkan kenyamanan penumpang berkurang drastis dalam perjalanan.

Sebenarnya untuk mengetahui berapa kapasitas daya angkut sebuah mobil tertera di buku panduan, berapa maksimal kemampuan mobil mengangkut barang bawaan.

melansir dari laman Auto2000 Yos Sudarso, menurut Suparman selaku kepala bengkel bahwa perlu diingat, walaupun memiliki bagasi yang lapang, tiap mobil memiliki bobot maksimal yang tak boleh diabaikan.

Jangan dipaksakan bila melihat ruang masih kosong, kondisi tersebut adalah persepsi yang salah dan fatal untuk dilakukan.

“Ini kebiasaan yang salah, orang kerap khilaf memasukkan barang tanpa memperhatikan faktor kenyamanan selama perjalanan,” ungkap Suparman.

Dirinya menambahkan, lebih parahnya terkadang barang muatan tersebut bikin bobot mobil over yang justru bisa mengundang hal-hal berisiko saat perjalanan.

Sebaiknya pemilik mobil sebelum membawa barang bawaan memperhatikan payload dari kendaraannya. Cara mengukurnya bisa melihat dari berat kosong dan maksimum mobil yang sudah tertera di buku manual tiap mobil.

Sebagai contoh pada mobil Toyota Kijang Innova yang memiliki berat maksimum 2.130 kg dan berat kosong 1.525 kg, dari kedua jumlah tersebut tinggal dikurangi.

Hasilnya ada selisih 650 kg merupakan daya angkut atau daya muat yang boleh ditambah atau dimasukkan ke dalam mobil. Jumlah tersebut sudah termasuk hitungan bobot penumpang yang dibawa.

Sedangkan pada mobil yang sudah dilengkapi roof rail seperti jajaran SUV, bisa memanfaatkan bagian atap untuk meletakkan barang bawaan. Akan tetapi tetap ada aturan mainnya, bila tidak akan fatal akibatnya.

Pada umumnya beban yang dianjurkan pada atap mobil tidak lebih dari 70-73 kg. Apabila lebih maka bisa membuat atap mengalami deformasi. Belum lagi urusan dengan polisi karena kelebihan muatan.(jpc/skt)