Soal Ban Soft Marc Marquez di MotoGP Phillip Island 2022

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Pos

Soal Ban Soft Marc Marquez di MotoGP Phillip Island 2022

Kamis, 20 Oktober 2022 | 22:59 WIB Last Updated 2023-01-18T15:40:07Z

 Soal Ban Soft Marc Marquez di MotoGP Phillip Island 2022 . . Tetap Pakai Riset, Bukan Ban Ghoib!


    

Marc Marquez yang melakukan start dari posisi grid dua, sanggup finish di posisi dua juga pada race ke 18 MotoGP 2022 yang bertempat di sirkuit yang mengalir Phillip Island. Di awal balapan saya sempat kaget saat Media Manager Michelin Motorsport mengirim data penggunaan larangan di grup WA jurnalis MotoGP, saat pembalap melakukan sighting lap. Kaget karena secara umum hanya Marc Marquez sendiri yang menggunakan ban belakang soft. Asli hanya ada satu contrengan silang di lajur putih kompon soft pada spreadsheet. Dalam hati, ahhh ini mah strategi Marc Marquez aja yang nggak mau ketahuan pake ban apa saat balapan . Paling pas sampai di grid start dia akan mengganti ban belakang ke kompon medium atau hard seperti kebanyakan pembalap lainnya. 15 menit nunggu, akhirnya start dimulai dan pas lihat timesheet, kebengongan terus bertambah. Lah Marc tetap pakai ban belakang soft nih . . Eddiiyaaan..!!


Waduh, apa itu nggak ketar-ketir ya. Bukan apa-apa dari hasil pasca Jumat sendiri Michelin sendiri sebagai pembuat ban sudah merilis update review pengguanan ban soft yang rekomendasinya agak sedikit 'miring'. Cek deh.


Review Jumat Michelin : “Pilihan belakang untuk balapan saat ini (Jumat) sepertinya akan 50% Soft dan 50% Medium. Kedua opsi belakang ini cukup dekat dalam hal kinerja. Lembut menawarkan cengkeraman awal yang sangat baik dan juga pada sudut kemiringan maksimum, tetapi hari ini Anda memiliki beberapa potensi kehilangan yang lebih nyata, dengan beberapa gerakan. Bagian belakang Medium juga memberikan cengkeraman dan konsistensi yang baik. Namun, lebih unggul dari Soft.”


Review Sabtu Michelin : “Ban belakang Soft menawarkan tingkat cengkeraman yang sangat tinggi untuk 1 atau 2 putaran, tetapi kemudian kehilangan potensi yang cukup terlihat. Ban belakang Medium lebih stabil dan konsisten, tetapi dengan grip yang lebih sedikit saat menikung dan lebih banyak kejadian slide. Ban belakang Hard slide dalam kondisi trek yang dingin, namun semakin banyak waktu trek dan suhu trek yang lebih tinggi kemungkinan akan membantunya tampil lebih baik saat akhir pekan berlangsung.”


Lihat ?? Meskipun Michelin tidak ditulis secara lugas, namun melihat laporan Michelin, di antara 3 opsi ban belakang slick, secara umum kompon ban belakang slick soft adalah kompon yang paling tidak direkomendasikan oleh Michelin untuk dipakai saat balapan karena hanya menghadirkan kestabilan dan performa di beberapa lap awal saja . Lalu pertanyaannya kenapa Marc bisa begitu berani menggunakan ban soft??


Mungkin bagi saya, paling gampang adalaah . . “yes karena dia adalah juara dunia 6 kali, skill aliennya nggak bisa dibantahkan lagi dan bla bla bla … “ Boleh boleh, tapi kami butuh jawaban yang lebih sedikit eksak dan dapat dipertanggung-jawabkan. Karena balapan MotoGP seperti yang pernah dilontarkan oleh Valentino Rossi, sekarang ini tidak lagi bersifat romantis, sekarang lebih ilmiah. Entah bagaimana , , di suatu tempat , Marc Marquez dan tim yang dipimpin oleh Santi Hernandez pasti sudah mengukur semua hal yang bermuara di pemilihan ban belakang softini. Saya yakin itu dan semenjak awal kami sudah yakin Marc atau Santi tak akan pernah mengungkapkan semua ini ke publik. Namun mari kita coba telisik, minimal bisa ketemu walaupun mungkin masih di tataran kulitnya saja.


Awalnya TMCBlog dan juga mungkin beberapa dari sobat sekalian berpikir bahwa strategi Marc mungkin akan ngacir di awal karena secara umum sifat dari ban soft adalah untuk menemukan temperatur agar karet ban bisa bekerja dengan optimal memberikan grip terbaik. Namun ternyata tidak begitu, Marc tetap nempel di posisi belakang Jorge Marin pada awal, lalu di belakang Bagnaia, Rins setelah race terus berjalan. Dia tidak ngacir di aw…